Don't you think that this's nice to looking fo?

Don't you think that this's nice to looking fo?
nice pict

Rabu, 12 Februari 2014

PERMATA DI ANTARA BERLIAN

       
       Kudengar bacaan ayat-ayat suci Al-Quran oleh imam yang tersedu-sedu menghayati arti dan membayangkan hidupnya didunia dengan balasannya di akhirat kelak. Dadanya bergetar menahan sedih dan gejolak perasaan karena dosanya.
 Mendengarnya saja airmata membasahi pipiku yang hanya mendengar. Tak mampu aku melihat airmata rasa berdosa jatuh membasahi wajah yang sedang menghadap Ilahi Rabbi. Mendengar ayat-ayatMu saja mampu membuat gejolak di dadakkuserta membanjiri telaga airmata yang tumpah membasahi wajah berdosaku Ya Allah. Dosa ku tak terhitung lagi. Bagaimana aku bisa membalas sehari dosaku di dunia dengan enam ribu tahun di akhiratmu? Aku mohon, ringankan beban dosaku kelak. Lindungi aku dari asapnya api jahannamMu ya Ilahi Rabbi. Jauhkan aku dari bujuk rayuan syaitan yang terkutuk.
Ya Ilahi Rabbi, kumpulkan aku di syurgamu dengan orang-orang yang engkau cintai. Kumpulkan aku dengan kedua orang tuaku yng telah mencintaiku sejak aku kecil, menjagaku disaat aku sakit dan tidur walaupun tubuhnya letih, mereka tetap berkorban untukku.
Ya Ilahi Rabbi, di dunia ini aku tidak dapat membuat mereka bahagia, tidak mampu menyulam kembali hati mereka yang aku koyakkan tanpa perasaan. Belum mencintai mereka, yang mencintaiku dengan seluruh jiwa dan raganya.
Ya Ilahi Rabbi, ayahku pergi terlebih dahulu sebelum aku sempat berbakti padanya. Tolong, tolong, tolong, izinkan aku berbakti padanya kelak di akhiratmu. Ya Rabbku, aku tidak ingin kekeringan airmata saat mendengar ayat-ayat sucimu. Aku ingin menangis meraung padamu. Aku ingin memberi segala yang aku miliki kembali padamu. Tapi satu doaku Ya Rabb, jangan kau pisahkan aku dengan ibu dan ayahku kelak di alam kekalmu. Biarlah kami menjadi keluarga yang akan menyulam iman kepadamu.
Ya Rabbku, aku tidak ingin lepas dan jauh lagi dari genggamanMu. Izinkan aku menjadi debu yang menenpel di syurgamu yang dapat menikmati wanginya jannahmu. Aku tidak ingin mengakhiri doaku padaMu. Izinkan aku selalu mengangkat tangan memohon padaMu. Biarlah aku  merasakan indahnya mengabdi padaMU. Merindui setiap nikmatnya sujud padaMU.


Kamis, 06 Februari 2014

DERITA DALAM RINDU

ketika ku angkat hati ini,
mencoba membuang segala perasaan di hati,
aku tak sepenuhnya meyakini,
apakah aku akan rela melepas sumber rasa karena sebuah rasa sakit yang datang sekali

aku tidak dapat untuk mengerti tentang semua ini
saat kau datang menghampiri
segala keindahan mengelilingi
sejenak ku tersipu mencoba menerka apakah ini syurganya duniawi

kasih yang dulu kunanti
yang pergi tanpa ku ketahui
perpisahan yang sangat menyakitkan hati
kini datang seolah tak mengenali cinta yang pernah ada setulus hati

aku datang menyambut cinta yang tampak beberapa kaki
dia melangkah datang mendekati
kuharap dia menyambut senyuman berarti
tapi ini perih bagai duri menikam hati wahai cintaku kau tak mengenali lagi

apa yang membuatmu mengacuhkan semua ini
membuat perih yang kesekian kali
menumpahkan airmata yang tak pernah berhenti
hanya untuk kerinduan ku padamu wahai pujaan hati

saat itu kau benar barlalu pergi
tergeleng, aku tak percaya semua ini
bagaikan di alam mimpi yang sangat membuatku ingin mengakhiri
aku menangis karena sakitnya cinta yang telah kau beri

sebuah awal yang sangat manis tapi akhirnya menikam hati
kau selimuti hangatnya cinta yang tak kutahu akhirnya akan seperti ini
akhir yang sangat menguras airmata karenamu lagi
cintaku perih.. sakit menikam hingga memutuskan rasa ingin bertahan lagi

penyesalan yang tiada arti
tapi tangis tak ingin berhenti
mengalir.. dan terus mengalir membanjiri
hatiku perih wahai pujaan hati

kuharap semua berakhir sampai disini
tiada lagi rindu untukmu di esok hari
aku muak dengan tipuan cintamu yang kusangka indah sejak pertama kali
ternyata cintamu palsu penuh duri 

teganya kau menikam hati
hingga berlumuran darah sakitnya membuatku ingin mati
setelah kau tancapkan belati 
menoleh untuk yang terakhir kalipun kau tak sudi

cukup..cukup cintaku padamu kasih
kuakhiri rinduku padamu untuk yang kesekian kali
derita dalam rindu kepergianmu takkan ada lagi
kini kurela kau pergi dan takkan kutangisi lagi


*cintakuyangtakpernahabadi